Siang itu pembeli sedang ramai. Tiba-tiba adik saya menelepon. Suaranya terdengar cemas. Katanya dia sudah berada di bandara dan akan berangkat naik Super Air Jet. Namun, ada perubahan jadwal penerbangan. Dia bingung harus bertanya kepada siapa.
"Bang, tolong carikan call center Super Air Jet Jakarta," katanya.
Saya langsung mengusap tangan yang masih berminyak lalu mengambil ponsel. Jujur saja, saya belum pernah mencari nomor layanan maskapai. Saya mengetik di internet, berharap langsung menemukan jawabannya.
Ternyata yang muncul malah banyak sekali nomor. Semuanya mengaku sebagai layanan pelanggan. Ada yang memasang tulisan "resmi", ada juga yang menawarkan bantuan mengurus perubahan tiket. Saya jadi bingung. Kalau salah menghubungi, bagaimana?
Saya memilih tidak terburu-buru. Dagangan memang penting, tetapi saya juga tidak ingin adik saya mendapat informasi yang keliru. Akhirnya saya bertanya kepada seorang pelanggan yang sering mampir membeli batagor. Dia bekerja di kantor dan cukup paham soal mencari informasi di internet.
Dia menyarankan agar saya hanya melihat informasi dari situs resmi atau kanal resmi Super Air Jet. Menurutnya, cara itu jauh lebih aman daripada percaya pada nomor yang asal muncul di mesin pencari.
Saya mengikuti sarannya. Tidak lama kemudian, adik saya berhasil mendapatkan informasi mengenai jadwal penerbangannya. Dia tahu apa yang harus dilakukan dan akhirnya bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih tenang.
Sejak hari itu saya punya kebiasaan baru. Kalau mencari nomor layanan pelanggan perusahaan apa pun, saya selalu memastikan sumbernya resmi. Saya tidak lagi asal menelepon nomor yang beredar di internet.
Kadang ada pelanggan yang sedang membahas rencana naik pesawat sambil menikmati batagor. Saya sering ikut berbagi pengalaman. Saya bilang, kalau ingin mencari call center Super Air Jet Jakarta, jangan hanya melihat nomor yang paling atas di pencarian. Pastikan dulu bahwa nomor tersebut benar-benar berasal dari sumber resmi agar tidak tertipu.
Saya memang hanya tukang batagor. Pendidikan saya tidak tinggi, tetapi saya belajar bahwa berhati-hati adalah hal yang sangat penting. Sekarang banyak informasi yang bisa ditemukan dengan mudah, namun tidak semuanya dapat dipercaya.
Pengalaman sederhana ini membuat saya lebih teliti. Ternyata membantu keluarga bukan hanya soal memberikan uang, tetapi juga membantu mencari informasi yang benar. Kalau informasinya tepat, masalah bisa cepat selesai. Hati pun menjadi lebih tenang, dan saya bisa kembali menggoreng batagor sambil melayani pembeli dengan senyum seperti biasa.